Jumat, 09 November 2018

ASAL USUL IKAN ROA

Ikan Roa dalam bahasa inggrisnya Garfish, lebih dikenal berasal dari daerah sulawesi utara atau manado dan sekitarnya, bila orang Ternate menyebutnya dengan nama Ikan Gepe bernama latin Hemiramphus Brasiliensis. Banyak orang menyebut nya Ikan Julung-julung, Ikan Roa bahan Sambal Roa yang satu ini mempunyai ciri khas rahang bawah nya lebih panjang dari rahang atasnya, jadi seperti mempunyai tombak dimulutnya, atau seperti paruh yang panjang dengan permukaan yang halus mengkilap berwarna perak dan hitam, berkembang biak di laut dengan panjang tubuh bisa mencapai 30 cm, Ikan Roa adalah ikan laut jenis ikan terbang yang dapat ditemui di perairan laut Utara Pulau Sulawesi sampai dengan Kepulauan Maluku.







Ikan Roa merupakan jenis ikan air laut yang telah melalui proses pematangan dengan cara pengasapan (bukan dijemur ataupun dibakar). Butuh waktu berhari-hari untuk mengasapi Ikan Roa hingga matang. Ikan Terbang atau Ikan Julung-julung yang telah matang diasapi itulah yang kemudian disebut sebagai Ikan Roa. Ikan Roa yang dijual di pasaran, pada umumnya dikemas dengan cara tradisional, yaitu dijepit menggunakan kayu atau bambu, yang bagi masyarakat Manado dikenal dengan sebutan digepe













konon katanya Sambel roa dibuat pada tahun 1756 oleh pro kuliner Perancis Duc de Richelieu. Setelah Duc mengalahkan Inggris di Port Mahon, ahli gourmet nya membuat makan sampai kemenangan untuk menempatkan sambel roa yang terbuat dari ikan roa dan cabe. Memahami bahwa tidak ada krim di dapur, gourmet pro diganti minyak zaitun untuk krim dan manifestasi kuliner lainnya yang dibayangkan. Master gourmet bernama sambel roa baru “keluar kehormatan Mahonnaise ‘untuk kemenangan Duc di pelabuhan Mahon. Hari ini, sambel roa adalah bahan-bahan perhiasan yang paling jelas tak tersentuh di Amerika Serikat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar